3 Gejala Penyakit Anoreksia Nervosa dan Penyebabnya

shares |

Gejala Penyakit Anoreksia Nervosa dan Penyebabnya – Anoreksia Nervosa merupakan masalah kesehatan yang terjadi akibat keinginan memiliki tubuh yang kurus hingga pada suatu kondisi dimana tubuh sudah terlihat kurus namun penderita tetap merasa masih gemuk. Penyakit ini biasanya menyerang kalangan remaja yang sangat memperhatikan penampilannya yaitu diusia-usia 16 hingga 20 tahunan. Lalu seperti apa sih penyakit Anoreksia Nervosa itu? Penderita anoreksia nervosa pada umumnya akan mengalami beberapa gejala seperti penurunan berat badan yang signifikan, sering muntah, pusing, dehidrasi, rambut rontok dll.
Gejala Penyakit Anoreksia Nervosa dan Penyebabnya

Hingga saat ini, penyebab anoreksia nervosa secara medis memang belum bisa dipastikan secara langsung, namun menurut para ahli percaya bahwa penyakit ini dapat disebabkan karena beberapa faktor termasuk faktor psikologis dan faktor genetika atau biologis. Jika penyakit ini terus dibiarkan, tentu akan membuat berat badan penderita tidak normal dan akan berdampak pada penyakit lain. Untuk mengatasi anoreksia nervosa, anda bisa melakukan beberapa terapi medis seperti berikut ini.

Cara Mengatasi Penyakit Anoreksia Nervosa

1. Hospitalisasi
Hal yang perlu diperhatikan dalam penanganan Anoreksia Nervosa bagaimana cara mengembalikan gizi yang hilang akibat penyakit tersebut karena dehidrasi, kelaparan dan ketidak seimbangan elektrolit merupakan penyebab utama anda terkena Anoreksia Nervosa. Penyakit ini dapat menyebabkan kematian sehingga penanganan internsif dirumah sakit menjadi hal mendasar untuk mengembalikan kesehatan pasien ke kondisi semula.

2. Psikoterapi
Psikoterapi merupakan tindak lanjut yang dilakukan setelah keluar dari rumah sakit. Untuk terapi yang satu ini, peran keluarga sangat penting untuk mengawali penanganan berjalan dengan baik. Pada kondisi yang tidak begitu parah, hospitalisasi tidak begitu diperlukan dan untuk tingkatan awal penderita anoreksia nervosa penanganan dilakukan untuk mengatasi rasa lapar.

3. Terapi Biologis
Untuk mengatasi Anoreksia Nervosa, anti depresi sangat penting untuk mengatasi penyakit tertentu. Siproheptadin akan menambah berat badan yang hilang akibat penyakit ini. Beberapa jenis anti depresi seperti fluaksetin. Paroksetin dan sertralin akan membantu dengan cara menunjukkan elektrokonvulsiva terapi pada kasus anoreksia nervosa dan gangguan depresi mayor.

Tiga point diatas merupakan salah satu terapi penanganan anoreksia nervosa yang bisa anda coba dan agar anda terhindar dari penyakit ini sebaiknya jaga pola makan dan asupan nutrisi anda. Salah satu penyebab anoreksia dikarenakan kepercayaan diri yang rendah, diet yang parah dan ketidakpuasan terhadap penampilan sehingga membuat gaya hidup tidak sehat.

Related Posts

0 komentar:

Poskan Komentar