Yang Perlu Kamu Harus Tau Tentang Terapi Chiropractic!

shares |

Pada awal tahun tahun 2016 ini kamu pasti sering melihat dan mendengar berita tentang terapi chiropractic, yaa wajar lah. Dari mulai stasiun tv a samapi stasiun tv z semua memberitakan tentang terapi Chiropractic.

Berita tentang terapi Chiropractic memang lagi booming banget karena ada seorang pasien yang melakukan terapi Chiropractic ini meninggal dunia. Ya memang sih masih belum pasti penyebab kemantiannya, yang jelas setelah selesai melakukan terapi Chiropractic ini pasien mengalami kesakitan di tulang belakang dan hingga harus dilarikan ke rumah sakit.
Chiropractic via www.potsdambodyworks.com

Tapi apakah kamu sudah tahu apa sih terapi Chiropractic itu?
Menurut pengalaman salah satu artis yang diwawancarai pada acara yang membahas gosip selebritis (hehee, kebetulan saya lihat berita itu). Artis tersebut menjelaskan terapi Chiropractic adalah terapi yang meluruskan atau mengobati struktur atau susunan tulang belakang agar kembali lurus atau kembali separti semula. Artis tersebut melakukan terapi tersebut karena susunan tulang belakangnya sudah tidak lagi lurus atau ingin mengembalikan susunan tulang belakang kembali seperti sedia kala. Artis tersebut juga menjelaskan manfaat general dari terapi Chiropractic itu. 

Selain mengobati tulang belakang terapi itu juga dapat mengobati sakit kepala, terutama tengkuk dahi, sakit pinggang, kesemutan, maagh, migren, susah tidur, nyeri pada tulang sendi, nyeri di bagian belakang lengan dan kaki dan masih banyak lain.

Chiropractic adalah suatu metode pengobatan dengan menggunakan tangan untuk membetulkan struktur susunan tulang belakang agar kembali optimal. Chiropractic ditemukan  oleh Daniel David Plamer atau D.D palmer pada tahun 1895, seorang pria yang tinggal di Amerika Serikat. Kata Chiropractic itu sendiri berasal dari Yunani, yaitu dari kata chiros yang artinya tangan, dan juga dari kata praktikos yang memiliki arti praktis. Jadi dapat di artikan secara harfiah Chiropractic adalah menggunakan tangan. Terapi ini murni kamampuan skill dari Chiropractor sehingga bebas dari obat-obatan dan tidak memerkukan operasi.
Metode terapi chiropractic via www.passportcosmetics.com

Metode terapi Chiropractic ini adalah terapi atau pengobatan yang berfokus pada pergeseran tulang belakang dan pesendian yang mengalami nyeri maupun kesemutan. Menurut salah satu dari dokter Citralife Chiropractic yang bernama dokter Inez, mengungkapkan bahwa, “Terapi Chiropractic ini  adalah terapi yang khusus mengkoreksi terhadap subluksasi, yaitu gangguan pada letak maupun fungsi dari tulang belakang”.

Namun, ranah Chiropractic juga memiliki cakupannya sendiri, Chiropractic hanya memfokuskan pengobatan pada struktur tulang belakang saja. bila pasien mengalami dislokasi (geser) dan kondisi fraktur serta malignansi (keganasan), maka harus segera dirujuk ke dokter Ortopedi. Tapi sangat di sarankan sebelum melakukan terapi Chiropractic ini ada baik kamu melakukan konsultasi ke dokter Ortopedi dulu.

Bila pasien mengeluh mengalami nyeri atau kesemutan pada tulang belakang maupun  persendian, hal tersebut masih bisa ditangani dengan mengunakan terapi Chiropractic ini. Namun bila seorang pasien mengalami gangguan atau gejala seperti rasa lemah pada tungkai bawah atau seperti tidak dapat mengontrol buang air kecil maupun besar serta ada seperti mati rasa di daerah vital, harus segera dirujuk karena itu sudah tidak dapat ditangani Chiropractor.

Mungkin kamu bertanya-tanya bagaimana sih seseorang dapat mengalami gangguan tulang belakang? Berikut penyebab beberapa gangguan tulang belakang tersebut.
1. Aktivitas Keseharian yang Buruk
Seseorang dengan aktivitas yang berat seperti pekerja kasar yang setiap hari melakukan pekerjaan mengakat beban berat berisiko menggalami gangguan tulang belakang ini,, eee tapi jangan salah juga ya. Seorang yang beraktivitas di kantor dengan duduk di depan layar komputer juga beresiko mengalami gangguan ini juga.

2. Cidera Saat Olahraga
Setiap hari sobat selalu melakukan aktivitas olah raga agar mejaga kesehatan dan membantu menstabilkan metabolisme tubuh bahkan menurut beberapa penelitian olahraga juga dapat menurutkan resiko stress. Tapi dalam olahraga kita juga tidak boleh melakukannya secara berlebihan dan harus berhati-hati, karena cidera di tulang punggung juga dapat mengakibatkan tergesernya tulang punggung.

3. Kecelakan
Kecelakaan adalah suatu kejadian yang tidak kita inginkan. Dalam berkendara atau bekerja tidak harus menjaga agar kita terhindar dari resiko kecelakaan, posisi jatuh saat berkendara juga dapat mengakibatkan tergesernya tulang belakang.

4. Posisi Tidur
Posisi tidur juga dapat mengakibatkan tergesernya tulang belakang. Biasanya ketika kamu bagun tidur badan akan terasa pegal jadi buat kamu selalu perhatikan posisi tidur ya.

5. Proses Pertumbuhan
Proses pertumbuhan yang salah juga dapat mengakibatkan tergesernya tulang belakang, kamu pasti pernah melihat seseorang dengan usia muda tapi pungungnya tidak lurus atau bungkuk. Besar kemungkinan seseorang tersebut mengalami gangguan tulang belakang yang diakbatkan oleh proses pertumbuhan atau bungkuk

Tapi kamu jangan salah sangka, seseorang yang meskipun tanpa ada suatu gejala atau suatu ganguan nyeri maupun kesemutan sekali pun, bukan berarti dia sehat, tapi bisa saja rasa sakit dapat muncul kapan pun. Ada baiknya kamu secara rutin melakukan pemeriksaan dan diagnosa kesehatan tulang pada dokter Ortopedi.

Seperti yang sudah saya jelaskan diatas tadi terapi Chiropractic ini tidak mengunakan obat-obatan maupun melakukan operasi. Metode terapi ini adalah dengan mencari tau struktur tulang belakang yang subluxation  atau tergeser kemudian di lakukan adjustment atau koreksi tulang belakang.

Cakupan untuk melakukan terapi Chiropractic ini sangatlah luas. Mulai dari usia anak-anak, orang dewasa atau bahkan seorang ibu yang sedang mengandung sekalipun diperboleh melakukan terapi Chiropractic ini. Kekuatan yang dipakai untuk melakukan terapi ini  memang tidak bisa disama ratakan antara seorang pasien dengan pasien yang lainnya, apa lagi pada bagian yang beresiko.
picture via gigisusu.net

Terapi Chiropractic aman dan tidak memberikan rasa sakit hanya saja ketika melakukan terapi Chiropractic ini akan  terdengar suara "klik" mirip suara yang sama ketika "mengklikkan" jari-jemari kita. Karena tujuannya bukanlah untuk mencari titik sakit pada pasien, lalu memberikan intervensi atau tekanan sebesar-besarnya pada rasa sakit itu. Jadi semua yang dilakukan dalam dengan terapi Chiropractic ini masih dalam toleransi sesuai keadaan pasien .

Karena keadaan maupun kondisi pasien yang berbeda-beda, sebelum melakukan terapi Chiropractic ini. Ada pasien yang bisa langsung ditangani tapi ada juga pasien yang harus melakukan pemeriksaan terlebih dahulu. Untuk pasien  yang baru pertama kali melakukan terapi Chiropractic ini biasanya harus melalui serangkaian pemeriksaan dan diagnosa tertentu, sehingga waktunya lebih lama di bandingkan pasien yang lanjut melakukan terapi Chiropractic ini.

Meskipun sudah di lakukan koreksi pada tulang belakang, tetap ada resiko seorang pasien mengalami kambuh pergeseran pada tulang belakangnya. Oleh sebab itu, pada bagian otot tulang belakang harus diperkuat. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk memperkuat otot tulang belakang adalah dengan berolahraga secara rutin, tapi tidak semua jenis olahraga aman bagi kondisi tulang belakang. Olahraga lari-lari kecil atau pun renang sangat di sarankan.

Demikianlah sedikit info buat kamu tentang terapi Chiropractic itu, semoga bermanfaat ya dan jaga selalu kesehatan kalian.

Related Posts

0 komentar:

Poskan Komentar